MEDIA JELAJAH SUMUT HUT KE-1: KOMITMEN PERS PROFESIONAL, KETERBUKAAN INFORMASI DAN BERITA TANPA HOAKS


SUMATERA UTARA – Memasuki usia satu tahun, Media Jelajah Sumut menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai media informasi yang mengedepankan pemberitaan faktual, berimbang, profesional dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Segenap pimpinan redaksi dan staf Media Jelajah Sumut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembaca, narasumber, pemerintah, lembaga negara, organisasi masyarakat serta seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan media tersebut.

Momentum ulang tahun pertama ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab jurnalistik. UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers merupakan landasan hukum pers nasional dan hingga kini berstatus berlaku.

Keterbukaan Informasi Publik Harus Diperkuat

Media juga memiliki kepentingan terhadap keterbukaan informasi sebagai bagian dari kontrol sosial dan pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi. UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) menjadi salah satu landasan penting dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi publik, termasuk mekanisme pelayanan informasi melalui PPID.

Dalam menjalankan fungsi jurnalistik, Media Jelajah Sumut diharapkan terus mengedepankan verifikasi, konfirmasi kepada pihak terkait, keberimbangan serta pemisahan antara fakta dan opini. Prinsip tersebut sejalan dengan Kode Etik Jurnalistik yang ditetapkan melalui Peraturan Dewan Pers Nomor 6/Peraturan-DP/V/2008.

Dewan Pers juga memiliki Peraturan Nomor 03/Peraturan-DP/IV/2024 tentang Pedoman Perilaku dan Standar Pers Profesional, yang menekankan profesionalitas pers, kewajiban wartawan, hak publik, perlindungan hukum serta penanganan sengketa pers.

Hindari Hoaks, Utamakan Fakta

Memasuki tahun kedua, Media Jelajah Sumut diharapkan semakin konsisten menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Pemberitaan tidak boleh sekadar mengejar kecepatan, tetapi juga harus memperhatikan akurasi dan kepentingan publik.

Kolaborasi dengan pemerintah pun diharapkan dapat dibangun secara sehat. Kolaborasi bukan berarti kehilangan independensi, melainkan membuka ruang komunikasi agar informasi pembangunan, pelayanan publik, kritik dan aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara proporsional.

“Semoga Media Jelajah Sumut semakin eksis, semakin profesional, menyuguhkan berita yang tidak hoaks, serta dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar Sumatera Utara semakin maju, tangguh dan sejahtera.”

Di usia satu tahun, semangat “Hidup Pers” diharapkan bukan sekadar slogan, tetapi menjadi komitmen untuk menjaga kemerdekaan pers, memperkuat keterbukaan informasi dan menghadirkan jurnalistik yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Media Jelajah Sumut
Jendela Informasi Masyarakat Sumatera Utara
🌐 www.jelajahsumut.web.id

Posting Komentar

0 Komentar